Panduan Untuk Klub Turf Perak

Bisakah Kasino Mengontrol Mesin Slot?

Perak Turf Club adalah fasilitas pacuan kuda ras terkenal yang terletak di Ipoh, di negara bagian Perak di Malaysia. Klub ini terkait dengan Asosiasi Balap Malayan dan merupakan salah satu dari tiga klub rumput utama di negara ini, dua lainnya adalah Klub Turf Penang dan Klub Turf Selangor.

Klub rumput berusia 136 tahun ini adalah penopang tradisi pacuan kuda yang sudah berlangsung lama di wilayah tersebut, sejak tahun 1886 ketika acara balap pertama berlangsung di Taiping, ibu kota negara bagian pada waktu itu.

Saat ini, Perak Turf Club adalah rumah bagi Piala Penobatan Perak klasik sepanjang 1.600 m. Dua balapan terkemuka lainnya yang berlangsung di arena pacuan kuda termasuk Vas Sultan Golden, satu-satunya balapan yang berlari lebih dari 1.100m di jalur lurus dan Derby Perak 2.400m, balapan terpanjang di sirkuit balap kuda Malaysia dan Singapura.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang klub rumput bersejarah ini? Berikut adalah penjelasan singkat tentang sejarah dan fasilitas Perak Turf Club.

Sejarah Klub Turf Perak

Perak Turf Club didirikan pada tahun 1884 dan merupakan yang pertama dari jenisnya di Perak. Pendirian klub adalah visi Sir Frank Athelstane Swettenham, Residen Jenderal pertama Negara-Negara Melayu Federal. Kecintaannya pada pacuan kuda yang mengarah pada pembentukan klub. Pada saat itu, turnamen besar untuk wilayah tersebut berlangsung di Singapura, Selangor dan Penang.

Sebelumnya balapan dilakukan di lintasan lama yang jaraknya hampir tiga mil dari lintasan baru, yaitu di Waterfall Road dekat Lake Gardens. Nama jalan tersebut kemudian diubah menjadi jalan Racecourse. Pada saat itu, balapan reguler antara kuda Burma diadakan sebagai sumber hiburan dan sosialisasi. Orang-orang dari semua kelas akan datang untuk berbaur dan berjudi. Pada tahun 1906, klub memiliki keanggotaan sekitar 250.

Namun, Taiping kehilangan arti pentingnya sebagai tempat pacuan kuda seiring waktu. Perkembangan besar adalah pendirian Kinta Gymkhana, Batu Gajah, pada tahun 1893, yang meningkatkan popularitas pacuan kuda di wilayah tersebut. Gymkhana mengadakan pertemuan pertamanya, Perak Derby di Batu Gajah pada tahun 1896.

Sementara itu, Ipoh menjadi komunitas yang berkembang pesat dan mengambil alih dari Batu Gajah sebagai pusat pacuan kuda setelah pendirian Ipoh Gymkhana pada tahun 1913. Perak Turf Club pindah ke Ipoh pada tahun 1934 setelah popularitas Taiping turun di bawah Ipoh .

Fasilitas Klub Turf Perak

Perak Turf Club terletak di Jalan Raja Di Hilir di Ipoh Perak. Arena pacuan kuda terletak di lapangan hijau yang luas dengan latar belakang Gunung Korbu yang indah, salah satu gunung tertinggi di Pegunungan Utama Malaysia.

Pada tahun 1964, Perak Turf Club mengalami perombakan besar-besaran karena fasilitas dan bangunannya dihancurkan dan dibangun kembali. Panggung saat ini di fasilitas itu dibangun sekitar tahun 1967. Ini dirancang oleh tim arsitek Australia. Sultan Perak meresmikan gedung tribun pada tanggal 1 Februari 1971.

Hingga saat ini, tribun adalah salah satu struktur bangunan paling ikonik di Ipoh. Strukturnya terdiri dari dua menara setinggi 180 kaki yang menghadap ke trek balap dan pos pemenang. Grandstand memiliki kapasitas tempat duduk 20.000 penonton.

Bangunan ini memiliki kotak korporat mewah yang menawarkan pemandangan eksklusif ke arena pacuan kuda. Kotak perusahaan tersedia untuk disewa baik untuk individu maupun organisasi. Layar televisi sirkuit tertutup dipasang di seluruh fasilitas sehingga penonton dapat mengikuti setiap momen balapan yang berlangsung di arena pacuan kuda. Di tribun ini juga terdapat banyak stand makanan dan minuman di berbagai lokasi yang nyaman untuk memudahkan para penonton.

Arena pacuan kuda ini memiliki lintasan pasir dan rumput sepanjang 1.600m yang berfungsi sebagai fasilitas pelatihan untuk pacuan kuda. Lintasan balap utama di venue adalah lintasan rumput dengan panjang 2000 meter dan lebar 21 meter. Lintasan balap memiliki perbedaan karena mampu mengadakan balapan lurus 1100m.

Perak Turf Club saat ini memiliki 600 kuda di kandang. Klub memiliki rumah sakit Berkuda di tempat tersebut. Fitur lain yang menonjol dari arena pacuan kuda adalah Klub Berkuda. Sekolah, masyarakat umum dan organisasi keagamaan dapat menggunakan fasilitas Klub Berkuda dengan biaya tertentu, termasuk pelajaran berkuda dan naik kereta dll.

Berapa biaya masuk ke Perak Turf Club?

Tiket masuk ke tribun umum adalah RM 9, sedangkan tiket untuk kandang ber-AC dapat dibeli seharga RM 15.

Apa saja acara balap utama yang diadakan di Perak Turf Club?

Perlombaan paling menonjol yang diadakan di Perak Turf Club adalah Piala Penobatan Perak 1.600m klasik. Dua balapan terkemuka lainnya yang berlangsung di arena pacuan kuda termasuk Vas Sultan Golden, satu-satunya balapan yang berlari lebih dari 1.100m di jalur lurus dan Derby Perak 2.400m, balapan terpanjang di sirkuit balap kuda Malaysia dan Singapura.

Apa hari balapan di klub Perak Turf?

Balapan biasanya diadakan pada hari Sabtu dan Minggu, pada minggu pertama atau kedua setiap bulan.

Author: Benjamin Ward